SAYA HARAP JANGAN PERCAYA DENGAN PESAN INI !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Assalamu alaikum,
Seperti yang kita ketahui, salah satu rukun iman (yang ke tiga) dalam Islam adalah beriman kepada Injil (Qs 4:136). Sayangnya kebanyakan umat Muslim sama sekali tidak mengenal Injil ataupun kalau tahu hanya sedikit sekali atau bahkan memiliki anggapan yang salah. Pastinya ketika Tuhan memerintahkan umat Muslim untuk beriman kepada Injil karena Injil itu benar seperti dituliskan dalam Alquran (Qs 3:3). Jika tidak, tentu Tuhan tidak akan memerintahkan umat Muslim untuk mengimani Injil. Masa iya Tuhan memerintahkan umat Muslim untuk beriman kepada sesuatu yang telah hilang atau berubah? Apakah seorang ayah yang sehat pikirannya akan menyuruh anaknya untuk membeli sesuatu yang dia tahu sudah tidak ada lagi? Apakah Tuhan telah kehilangan Injil-Nya? Jadi penting sekali untuk umat Muslim mengenal Injil karena itu adalah bagian dari iman Islam.
Lalu apa sebenarnya Injil itu?
Kebanyakan orang salah mengerti bahwa Injil itu adalah sebuah kitab yang diturunkan hanya untuk orang Nasrani padahal jelas sekali umat Muslim pun diperintahkan untuk mengimani Injil. Namun, Injil sendiri sebenarnya bukan sekedar buku atau kitab seperti dugaan orang. Injil secara harafiah berarti kabar baik.
Sebelum kita bisa mengerti mengapa pesan Injil disebut sebagai kabar baik untuk umat manusia, kita harus mengerti terlebih dulu mengetahui kabar buruknya.
Kabar buruknya adalah sebagai akibat dari kejatuhan manusia di Taman Eden (Kejadian 3:6), setiap bagian manusia —pikiran, kehendak, emosi dan dagingnya— telah rusak oleh dosa. Karena sifat berdosa manusia, ia tidak dapat dan tidak mau mencari Tuhan. Dia tidak memiliki keinginan untuk datang kepada Tuhan dan, pada kenyataannya, pikirannya sendiri berseteru terhadap Tuhan (Roma 8:7). Tuhan telah menyatakan bahwa dosa manusia mentakdirkan manusia ke kekekalan di neraka, terpisah dari Tuhan selamanya. Neraka adalah tempat orang membayar hukuman dosa melawan Tuhan yang kudus dan benar. Ini akan menjadi berita sangat buruk jika tidak ada jalan keluar bagi umat manusia. Berbagai cara pun manusia lakukan untuk menebus dosa mereka sendiri, namun Tuhan adalah Maha Adil sehingga, Dia tidak mungkin meniadakan hukuman dosa begitu saja. Seperti seorang pembunuh yang tidak mungkin dibebaskan oleh hakim yang adil dari hukuman hanya karena dia mendermakan seluruh hartanya. Kenyataannya adalah dia tetap bersalah untuk pembunuhan yang dilakukan dan untuk kejahatan tersebut, ia tetap harus dihukum. Itulah keadilan Tuhan.
Tetapi dalam Injil, Tuhan, dengan rahmat-Nya, telah menyediakan satu-satunya sarana keselamatan, pengganti bagi kita —Yesus Kristus— yang datang untuk menanggung hukuman dosa kita dengan pengorbanan-Nya di kayu salib (Lukas 24:7). Ini adalah inti dari Injil yang diberitakan oleh murid-murid Yesus ke seluruh dunia atas titah Raja Yesus (Matius 24:14). Dalam 1 Korintus 15:2-4, dijelaskan tiga elemen dari Injil —kematian, penguburan dan kebangkitan Kristus demi kepentingan kita. Sifat lama kita telah mati dengan Kristus di kayu salib dan dikuburkan dengan Dia. Kemudian kita dibangkitkan bersama-Nya untuk hidup baru (Roma 6:4-8).
Karena Injil, melalui kuasa Tuhan, orang-orang yang percaya di dalam Kristus (Roma 10:9) tidak hanya diselamatkan dari neraka. Kita bahkan diberikan sifat yang sama sekali baru (2 Korintus 5:17) dengan hati yang berubah, keinginan yang baru dan sikap yang diwujudkan dalam perbuatan baik. Ini adalah buah yang dihasilkan oleh Roh Kudus di dalam kita dengan kuasa-Nya. Perbuatan baik bukanlah sarana keselamatan, melainkanadalah bukti akan keselamatan itu (Efesus 2:10). Mereka yang diselamatkan oleh kuasa Tuhan akan selalu menunjukkan bukti keselamatan oleh hidup yang diubahkan. Inilah Injil yang sebenarnya, pembaca terkasih. Injil berbicara mengenai kasih, pengampunan, pembebasan, pemulihan, dan hidup yang kekal yang hanya bisa diberikan oleh Yesus Kristus.
Oleh karena inilah bahkan Alquran pun bersaksi bahwa kelahiran Yesus adalah sebagai tanda bagi umat manusia dan Rahmat Tuhan, karena Yesus Kristus dilahirkan untuk menyelamatkan umat manusia. Memang Keselamatan itu hanyalah rahmat Tuhan semata.
Jibril berkata: "Demikianlah". Tuhanmu berfirman: "Hal itu adalah mudah bagi-Ku; dan agar dapat Kami menjadikannya suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami; dan hal itu adalah suatu perkara yang sudah diputuskan". (Qs 19:21)
Jadi saudara, maukah engkau menerima Injil keselamatan ini? Tuhan Yesus begitu mengasihimu, yang Dia minta bukannya kita melakukan ritual-ritual kosong melainkan hati yang terbuka untuk Roh Tuhan mengisi kita, sehingga kita boleh hidup penuh dengan kasih dan kebenaran. Silahkan ucapkan doa di bawah ini dengan niat untuk bertobat jika engkau mau menerima keselamatan oleh rahmat Tuhan semata:
Ya Tuhan pencipta, Bapa kami di surga,
Terima kasih untuk belas kasihan-Mu terhadap kami manusia penuh dosa. Terima kasih untuk pengorbanan-Mu untuk menyelamatkan kami yang tidak layak ini. Sungguh besar kasih-Mu terhadap kami. Ya Tuhan, aku percaya Yesus Kristus adalah Juruselamat dan Rajaku. Tuhan Yesus tinggallah di dalamku, penuhilah aku dengan Roh Yesus. Segala roh-roh najis dan roh-roh jahat, setan-setan penggoda, demi nama Yesus Kristus aku perintahkan menyingkir kalian dalam kehidupanku. Kalian tidak lagi memiliki kuasa atas diriku karena aku adalah sepenuhnya milik Yesus Kristus, Raja Surga. Pimpin aku, ya Bapa di Surga, untuk hidup dalam kebenaran dan kasih-Mu. Di dalam nama Yesus Kristus, aku telah berdoa. Amin.
Karena itu tadi Aku (Yesus) berkata kepadamu, bahwa kamu akan mati dalam dosamu; sebab jikalau kamu tidak percaya, bahwa Akulah Dia, kamu akan mati dalam dosamu. (Yohanes 8:24).
Bacaan tambahan:
Selain beriman kepada Injil, umat Muslim pun diperintahkan untuk beriman kepada Taurat dan Zabur. Oleh karena itu, penting juga untuk umat Muslim mengenal Taurat dan Zabur. Pada kenyataannya, Taurat dan Zabur sarat dengan nubuatan atau ramalan akan kedatangan Juruselamat dunia, Dia yang akan menyelamatkan dunia dari hukuman dosa. Kedatangan Yesus Kristus memang telah diberitakan jauh-jauh hari, ratusan bahkan ribuan tahun sebelumnya. Untuk membaca bagaimana para nabi berbicara mengenai Juruselamat dan Raja yang telah dan akan datang kembali, silakan klik link berikut:
https://www.facebook.com/photo.php?fbid=232857123443035&set=a.150308001697948.33454.100001562471502&type=1&ref=nf
Terpujilah Tuhan, sungguh hanya Dia-lah yang mampu merencanakan sesuatu sedemikian rumit dalam rentang waktu yang begitu lama.
Assalamu alaikum,
Seperti yang kita ketahui, salah satu rukun iman (yang ke tiga) dalam Islam adalah beriman kepada Injil (Qs 4:136). Sayangnya kebanyakan umat Muslim sama sekali tidak mengenal Injil ataupun kalau tahu hanya sedikit sekali atau bahkan memiliki anggapan yang salah. Pastinya ketika Tuhan memerintahkan umat Muslim untuk beriman kepada Injil karena Injil itu benar seperti dituliskan dalam Alquran (Qs 3:3). Jika tidak, tentu Tuhan tidak akan memerintahkan umat Muslim untuk mengimani Injil. Masa iya Tuhan memerintahkan umat Muslim untuk beriman kepada sesuatu yang telah hilang atau berubah? Apakah seorang ayah yang sehat pikirannya akan menyuruh anaknya untuk membeli sesuatu yang dia tahu sudah tidak ada lagi? Apakah Tuhan telah kehilangan Injil-Nya? Jadi penting sekali untuk umat Muslim mengenal Injil karena itu adalah bagian dari iman Islam.
Lalu apa sebenarnya Injil itu?
Kebanyakan orang salah mengerti bahwa Injil itu adalah sebuah kitab yang diturunkan hanya untuk orang Nasrani padahal jelas sekali umat Muslim pun diperintahkan untuk mengimani Injil. Namun, Injil sendiri sebenarnya bukan sekedar buku atau kitab seperti dugaan orang. Injil secara harafiah berarti kabar baik.
Sebelum kita bisa mengerti mengapa pesan Injil disebut sebagai kabar baik untuk umat manusia, kita harus mengerti terlebih dulu mengetahui kabar buruknya.
Kabar buruknya adalah sebagai akibat dari kejatuhan manusia di Taman Eden (Kejadian 3:6), setiap bagian manusia —pikiran, kehendak, emosi dan dagingnya— telah rusak oleh dosa. Karena sifat berdosa manusia, ia tidak dapat dan tidak mau mencari Tuhan. Dia tidak memiliki keinginan untuk datang kepada Tuhan dan, pada kenyataannya, pikirannya sendiri berseteru terhadap Tuhan (Roma 8:7). Tuhan telah menyatakan bahwa dosa manusia mentakdirkan manusia ke kekekalan di neraka, terpisah dari Tuhan selamanya. Neraka adalah tempat orang membayar hukuman dosa melawan Tuhan yang kudus dan benar. Ini akan menjadi berita sangat buruk jika tidak ada jalan keluar bagi umat manusia. Berbagai cara pun manusia lakukan untuk menebus dosa mereka sendiri, namun Tuhan adalah Maha Adil sehingga, Dia tidak mungkin meniadakan hukuman dosa begitu saja. Seperti seorang pembunuh yang tidak mungkin dibebaskan oleh hakim yang adil dari hukuman hanya karena dia mendermakan seluruh hartanya. Kenyataannya adalah dia tetap bersalah untuk pembunuhan yang dilakukan dan untuk kejahatan tersebut, ia tetap harus dihukum. Itulah keadilan Tuhan.
Tetapi dalam Injil, Tuhan, dengan rahmat-Nya, telah menyediakan satu-satunya sarana keselamatan, pengganti bagi kita —Yesus Kristus— yang datang untuk menanggung hukuman dosa kita dengan pengorbanan-Nya di kayu salib (Lukas 24:7). Ini adalah inti dari Injil yang diberitakan oleh murid-murid Yesus ke seluruh dunia atas titah Raja Yesus (Matius 24:14). Dalam 1 Korintus 15:2-4, dijelaskan tiga elemen dari Injil —kematian, penguburan dan kebangkitan Kristus demi kepentingan kita. Sifat lama kita telah mati dengan Kristus di kayu salib dan dikuburkan dengan Dia. Kemudian kita dibangkitkan bersama-Nya untuk hidup baru (Roma 6:4-8).
Karena Injil, melalui kuasa Tuhan, orang-orang yang percaya di dalam Kristus (Roma 10:9) tidak hanya diselamatkan dari neraka. Kita bahkan diberikan sifat yang sama sekali baru (2 Korintus 5:17) dengan hati yang berubah, keinginan yang baru dan sikap yang diwujudkan dalam perbuatan baik. Ini adalah buah yang dihasilkan oleh Roh Kudus di dalam kita dengan kuasa-Nya. Perbuatan baik bukanlah sarana keselamatan, melainkanadalah bukti akan keselamatan itu (Efesus 2:10). Mereka yang diselamatkan oleh kuasa Tuhan akan selalu menunjukkan bukti keselamatan oleh hidup yang diubahkan. Inilah Injil yang sebenarnya, pembaca terkasih. Injil berbicara mengenai kasih, pengampunan, pembebasan, pemulihan, dan hidup yang kekal yang hanya bisa diberikan oleh Yesus Kristus.
Oleh karena inilah bahkan Alquran pun bersaksi bahwa kelahiran Yesus adalah sebagai tanda bagi umat manusia dan Rahmat Tuhan, karena Yesus Kristus dilahirkan untuk menyelamatkan umat manusia. Memang Keselamatan itu hanyalah rahmat Tuhan semata.
Jibril berkata: "Demikianlah". Tuhanmu berfirman: "Hal itu adalah mudah bagi-Ku; dan agar dapat Kami menjadikannya suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami; dan hal itu adalah suatu perkara yang sudah diputuskan". (Qs 19:21)
Jadi saudara, maukah engkau menerima Injil keselamatan ini? Tuhan Yesus begitu mengasihimu, yang Dia minta bukannya kita melakukan ritual-ritual kosong melainkan hati yang terbuka untuk Roh Tuhan mengisi kita, sehingga kita boleh hidup penuh dengan kasih dan kebenaran. Silahkan ucapkan doa di bawah ini dengan niat untuk bertobat jika engkau mau menerima keselamatan oleh rahmat Tuhan semata:
Ya Tuhan pencipta, Bapa kami di surga,
Terima kasih untuk belas kasihan-Mu terhadap kami manusia penuh dosa. Terima kasih untuk pengorbanan-Mu untuk menyelamatkan kami yang tidak layak ini. Sungguh besar kasih-Mu terhadap kami. Ya Tuhan, aku percaya Yesus Kristus adalah Juruselamat dan Rajaku. Tuhan Yesus tinggallah di dalamku, penuhilah aku dengan Roh Yesus. Segala roh-roh najis dan roh-roh jahat, setan-setan penggoda, demi nama Yesus Kristus aku perintahkan menyingkir kalian dalam kehidupanku. Kalian tidak lagi memiliki kuasa atas diriku karena aku adalah sepenuhnya milik Yesus Kristus, Raja Surga. Pimpin aku, ya Bapa di Surga, untuk hidup dalam kebenaran dan kasih-Mu. Di dalam nama Yesus Kristus, aku telah berdoa. Amin.
Karena itu tadi Aku (Yesus) berkata kepadamu, bahwa kamu akan mati dalam dosamu; sebab jikalau kamu tidak percaya, bahwa Akulah Dia, kamu akan mati dalam dosamu. (Yohanes 8:24).
Bacaan tambahan:
Selain beriman kepada Injil, umat Muslim pun diperintahkan untuk beriman kepada Taurat dan Zabur. Oleh karena itu, penting juga untuk umat Muslim mengenal Taurat dan Zabur. Pada kenyataannya, Taurat dan Zabur sarat dengan nubuatan atau ramalan akan kedatangan Juruselamat dunia, Dia yang akan menyelamatkan dunia dari hukuman dosa. Kedatangan Yesus Kristus memang telah diberitakan jauh-jauh hari, ratusan bahkan ribuan tahun sebelumnya. Untuk membaca bagaimana para nabi berbicara mengenai Juruselamat dan Raja yang telah dan akan datang kembali, silakan klik link berikut:
https://www.facebook.com/photo.php?fbid=232857123443035&set=a.150308001697948.33454.100001562471502&type=1&ref=nf
Terpujilah Tuhan, sungguh hanya Dia-lah yang mampu merencanakan sesuatu sedemikian rumit dalam rentang waktu yang begitu lama.

KRISTUS ADALAH PENGGENAPAN NUBUAT PERJANJIAN LAMA
A. YESUS ADALAH ANAK DOMBA TU...
A. YESUS ADALAH ANAK DOMBA TU...
Lanjutkan Membaca
Oleh: Kabar Aqbar