Minggu, 09 Desember 2012

Aku Adalah Puisi


biduk di langit masih kering tertawa
melihat aku yang tetap bercumbu dengan khayal
menari kata dalam balutan puisi
membingkaikan rasa dalam bait
puisi adalah aku
aku bercinta dengan kata
dan merangkai menjadi satu kenangan indah
dekapan kalimat panjang membuai mesra diriku
kutemukan ada detak lemah setia

Jumat, 07 Desember 2012


TOPOGRAFI

Kamu adalah topografi
dari tidur yang panjang
dan mimpi
yang lenggang.

Hujan lepas
dan lesap di rambutmu
ketika subuh
menyimpan dingin
di kayu angin dan tubuh

menjelma latar yang jauh.

Apa yang dapat kuingat
dari bentang sebelum itu?

Sebuah potret hitam putih, mungkin sebuah tahun berangka tujuh,
noktah-noktah di Laut Teduh yang menampik lupa.

Seperti musim, di dataran ini
jejak kaki akan segera terhapus oleh siklus.
Kita takkan pernah bisa membaca nasib yang kita gurat .
Garis-garis tiga dimensi
yang tak tercatat
sistem koordinat.

Kekasih,
ketika kamu menguning nanti,
di atas meja yang redup
akan tertinggal hanya
cetak biru
dari yang tak pernah kita miliki.

Darah itu adalah 11 januari .
Kabar apa yg kau bawa lewat gemuruh.
Pagi-pagi tukang roti mengabarkan hari
yang sejak tadi memasuki musim hujan.
Kau hanya menggeliat, lalu masuk kembali kedalam selimut wol.
Kerap kali kemudian
hanya kantuk yang menandai
perubahan raut mukamu.

Adakah yang masih kita perlukan, selain kebersamaan yang menahun?
Ada, jawbmu secepat kilat. Padahal di luar cuaca tak terlalu bersahabat.

Minggu, 02 Desember 2012

☆ KATA-KATA PERSAHABATAN ☆

“★” Setiap orang mendengarkan apa yang kamu katakan, tapi seorang sahabat sejati akan mendengar apa yang tidak kamu katakan “★”

“☆” Sahabat sejati itu seperti pelaut yang bisa membawa perahu reotmu melewati air ganas kehidupanmu dengan selamat “☆”

“★” Sahabat sejati itu ibarat tembok;
kamu bisa bersandar di tembok itu dan bisa juga menuliskan seluruh isi hatimu di sana “★”
Aku mengembara di balik cakrawala
Aku mengais tiap derai airmata
Aku mengeluh akan sebuah luka

Di awal petualangan berakhir liku
Di pertengahan perjalanan berakhir pilu

Kemana dan mesti dibawa kemana akhir untuk
Aku singgahi
Ketika menyadari

Raga kian terluka
Jiwa kian mendusta

Hanya ketenangan yang Aku impikan
Hanya PADA-MU Aku bersimpuh
Memohon satu pentunjuk
Kelak akan ada seseorang yang mencintaiku
dengan tulus
Bukan dengan kepalsuan

CINTA

Yang mudah itu JATUH CINTA..
Yang sulit itu SETIA..
Yang sakit itu LUKA..
Yang perih itu KECEWA..
Yang di damba itu BAHAGIA..
Yang ada kadang DUSTA..
Yang sering itu MERANA..
Yang jarang itu CERIA..
Yang Indah itu KENANGAN..
Yang di inginkan itu HARAPAN
Yang di hindari itu KEHILANGAN
Yang akhir nya jadi MANTAN..

Sebelum itu menjadi nyata..
Jalanilah dulu dalam cerita..
Berbagi rasa suka dan duka
selalu ada hendak berusaha
untuk mendapatkan Cintanya..

Belajar lah memahami
kekurangannya. Hargai lah
dia,bila tak cukup sempurna.
Karna cinta bukan menilai dari
segi rupa. Tapi,jadi lah hidup
memilih sederhana.
Bersyukur dalam menerima,Apa
ada nya...!!!